Memasuki hari kedua Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA), MAN 3 Banyuwangi melaksanakan Tes Diagnostik bagi peserta. Selasa, (14/7/2026) ratusan murid baru dengan penuh konsentrasi mengikuti tes yang berlangsung di masing-masing kelas. Guna menjaga objektivitas dan kualitas hasil evaluasi, MAN 3 Banyuwangi secara khusus bekerja sama dengan tim penguji profesional dari Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang.
Selama empat jam penuh, para peserta MATAMUDA fokus menyelesaikan serangkaian alat tes yang dirancang secara khusus. Tes diagnostik ini menguji tiga aspek krusial sekaligus, yaitu psikotes untuk membaca aspek psikologis dan kecerdasan umum, tes gaya belajar untuk mengidentifikasi kecenderungan tipe belajar siswa baik visual, auditori, maupun kinestetik, serta tes minat belajar untuk mendeteksi bakat akademik yang bisa dikembangkan selama di madrasah.
Kepala MAN 3 Banyuwangi, H. Bambang Irawan, S.Pd., M.Pd mengungkapkan bahwa tujuan utama dari penyelenggaraan tes ini adalah untuk mendiagnosa kesiapan belajar para siswa baru secara mendalam. “Harapannya, madrasah memiliki acuan konkret untuk menerapkan metode pembelajaran berdiferensiasi yang jauh lebih tepat sasaran dan sesuai dengan keunikan serta kebutuhan masing-masing murid,” ungkap beliau.
Kegiatan hari kedua MATAMUDA ini berjalan dengan sangat lancar dan tertib. Para peserta tampak mengikuti jalannya ujian dengan antusias dan penuh keseriusan, menyadari bahwa hasil tes ini akan sangat menentukan kenyamanan serta kesuksesan perjalanan akademik mereka selama tiga tahun kedepan di MAN 3 Banyuwangi. (Jurnalis MAN 3 Banyuwangi)