BANYUWANGI – Menindaklanjuti surat edaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi mengenai pelaksanaan Kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026, MAN 3 Banyuwangi menyelenggarakan penyerahan santunan kepada siswa yatim dan piatu. Kegiatan yang bertepatan dengan momentum bulan Muharram 1448 H ini dilaksanakan serentak pada Kamis, (25/6/2026) bertempat di lingkungan madrasah.
Berdasarkan data penyaluran, sebanyak 12 siswa yatim di MAN 3 Banyuwangi menerima dana santunan tersebut yang bersumber dari pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).
Kepala MAN 3 Banyuwangi, Bambang Irawan, menyampaikan apresiasinya atas program ini. Beliau berharap santunan yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan para siswa serta memotivasi mereka untuk tetap semangat dalam menuntut ilmu.
"Kami sangat bersyukur program dari Kementerian Agama yang bekerja sama dengan Baznas ini dapat terlaksana dengan baik di madrasah kami. Semoga bantuan ini membawa berkah, memicu semangat belajar mereka, dan menjadi ladang pahala bagi para muzakki yang telah menyalurkan ZIS-nya," ujar Bambang Irawan.
Prosesi pembagian santunan ini juga turut dihadiri dan diserahkan secara langsung oleh Nur Hasanah, Kepala Tata Usaha MAN 3 Banyuwangi. Wanita yang kerap disapa Bu Anna ini menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata madrasah dan Kementerian Agama terhadap kesejahteraan sosial para siswa.
"Kegiatan Lebaran Yatim ini menjadi momentum yang sangat tepat di bulan Muharram untuk saling berbagi. Semoga kegiatan sosial semacam ini bisa terus konsisten berjalan demi membantu sesama," ungkap Nur Hasanah di sela-sela acara penyerahan santunan.
Kebahagiaan dan rasa syukur juga terpancar dari salah satu siswa penerima manfaat, Evita Naila Sa'adah. Siswa Kelas XI-3 ini mengaku sangat terbantu dengan adanya perhatian dari pihak madrasah dan Kementerian Agama. “Bantuan ini sangat berarti bagi saya untuk memenuhi kebutuhan sekolah. Mohon doanya agar kami bisa terus rajin belajar dan meraih cita-cita," kata Evita dengan haru. (Jurnalis MAN 3 Banyuwangi)